Tuesday, October 17, 2023

Belajar Data Analytics Gratis

Pengenalan Analisis Data

Data merupakan sekumpulan fakta yang dapat direpresentasikan dalam berbagai bentuk seperti angka, gambar, video, teks, hasil pengukuran, dll. Sebagai generasi kekinian, kita telah memproduksi banyak data setiap harinya. Selain menghasilkan banyak data, tanpa sadar kita juga sering memanfaatkan data untuk mengambil sebuah keputusan.

Analisis data dapat diartikan sebagai sebuah proses mengumpulkan, mentransformasi, dan menata data untuk menarik kesimpulan, membuat prediksi, serta memberi pertimbangan yang tepat dalam mengambil keputusan. Orang yang melakukan proses analisis data ini sering disebut sebagai data analyst.

Untuk mendukung proses analisis data, seorang data analyst membutuhkan beberapa keterampilan seperti berikut.

  • Analytical Skills
    Keterampilan ini berhubungan dengan kualitas dan karakteristik yang berhubungan dengan penyelesaian masalah menggunakan fakta. Berikut merupakan beberapa poin penting dalam analytical skill.
    • Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk belajar hal baru serta mencari pengalaman dan tantangan yang baru. 
    • Memiliki kemampuan untuk memahami konteks atau kondisi di balik suatu kejadian.
    • Memiliki pola pikir teknis sehingga mampu menguraikan suatu hal menjadi langkah-langkah yg lebih kecil dan mengerjakan tiap bagiannya dengan cara yang teratur dan logis.
    • Mampu mengolah atau mengatur informasi secara baik dengan menerapkan data design.
    • Mampu menerapkan data strategy untuk manajemen orang, proses, dan tools yang digunakan dalam analisis data.

  • Analytical Thinking
    Hal ini melibatkan pengidentifikasian dan pendefinisian sebuah masalah, kemudian menyelesaikannya berdasarkan data dengan cara yang terorganisasi dan berurutan. Secara umum, terdapat enam aspek kunci dari analytical thinking antara lain sebagai berikut.
    • Merepresentasikan sebuah informasi dalam bentuk grafik atau visual. Hal ini akan membantu seorang data analyst untuk memahami dan menyampaikan sebuah informasi secara efektif.
    • Selalu menerapkan pola pikir strategis untuk menjaga fokus dengan membuat perencanaan matang. 
    • Menerapkan pola pikir yang berorientasi pada masalah untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menyelesaikan sebuah business problem.
    • Mengidentifikasi korelasi antara dua data atau lebih. 
    • Menerapkan big-picture thinking (pemikiran gambaran besar) dalam proses analisis. 
    • Mampu menerapkan detail-oriented thinking (pemikiran yang berorientasi pada detail) dalam proses analisis.

 

Pentingnya Data dalam Dunia Bisnis

Di zaman yang serba canggih seperti saat ini, terdapat banyak inovasi dalam pemanfaatan teknologi dan informasi terutama pada bidang data. Data merupakan salah satu resource penting bagi perusahaan dari berbagai industri mulai dari e-commerceentertainmentmanufacturing, healthcaremarketingfinancetech, dll.

Berbagai perusahaan tersebut membutuhkan data untuk mengidentifikasi peluang, tren, mengoptimalkan proses yang ada, meningkatkan layanan pelanggan, dan masih banyak lagi penerapannya di industri. Hal inilah yang mengakibatkan data dijuluki sebagai “The new oil” karena dianggap sebagai sumber daya paling penting saat ini.

Selain itu, insight (wawasan) yang diperoleh dari data dapat digunakan sebagai pendukung dalam pengambilan keputusan. Praktek seperti ini mendorong terbentuknya sebuah kultur baru dalam dunia bisnis yang disebut data-driven decision making

Data-driven decision making merupakan sebuah kultur, best practice, serta proses dalam penggunaan data dan hasil analisis untuk memandu seluruh pengambilan keputusan bisnis yang tentunya sejalan dengan objektif perusahaan.

Umumnya perusahaan atau organisasi yang menerapkan kultur ini memiliki beberapa karakteristik seperti berikut.

  • Memiliki data yang tersentralisasi dan terorganisir dengan baik.
  • Memiliki kebijakan dan ketentuan terkait tata kelola data.
  • Memiliki tingkat aksesibilitas data yang tinggi.
  • Memiliki tool analisis yang mudah digunakan.

Berikut merupakan beberapa manfaat penerapan data-driven decision making.

  • Manfaat utama dalam data-driven decision making ialah akuntabilitas dan konsistensi dalam setiap pengambilan keputusan. Hal ini akan mempermudah perusahaan dalam membuat sebuah benchmark yang jelas untuk mengevaluasi setiap keputusan dan strategi bisnis yang dibuat sehingga mampu mendorong perkembangan perusahaan secara kontinu.
  • Pengambilan keputusan berdasarkan data akan mengarahkan perusahaan untuk berinovasi dan memperoleh peluang bisnis. 
  • Data-driven decision making mampu meningkatkan efisiensi dengan menyediakan berbagai informasi yang relevan dalam mengambil sebuah keputusan.

Terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan ketika ingin menerapkan kultur data-driven decision making yaitu seperti berikut.

  • Mengumpulkan data sebanyak mungkin
  • Menentukan tujuan yang dapat diukur
  • Memastikan Aksesibilitas Data
  • Menentukan prioritas

 

Mengenal Siklus Analisis Data

Seperti yang telah kita bahas bersama, analisis data merupakan sebuah proses mengumpulkan, mentransformasi, dan menata data untuk menarik kesimpulan, membuat prediksi, serta memberi pertimbangan yang tepat dalam mengambil keputusan. Sebagai suatu proses, analisis data tentunya memiliki beberapa tahapan seperti berikut.

  1. Mendefinisikan pertanyaan
    Pada awal proyek analisis data, kita perlu mendefinisikan berbagai pertanyaan analisis terkait data ataupun permasalahan yang ingin diselesaikan. Pertanyaan tersebut akan membantu kita dalam memahami masalah bisnis yang dihadapi serta tujuan yang ingin dicapai. Bukan hanya itu, dengan adanya pertanyaan tersebut, kita akan merasa terbantu karena bisa lebih fokus pada bagian data yang relevan dengan tujuan.

    Pada proses analisis data, terkadang kita diberikan data terlebih dahulu lalu mulai mendefinisikan pertanyaan analisis berdasarkan data tersebut. Namun, tidak jarang kita juga berangkat dari pertanyaan analisis terlebih dahulu lalu mencari data yang sesuai untuk menjawab pertanyaan tersebut.
  1. Data wrangling
    Setelah kita memiliki pertanyaan analisis yang baik, tahap selanjutnya adalah data wrangling. Pada tahap ini, Anda memulai dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan analisis yang telah dibuat sebelumnya. Kemudian Anda perlu menilai kualitas dan struktur dari data tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi masalah yang terdapat dalam data serta membuat strategi pembersihan data yang sesuai.

    Proses pembersihan data umumnya dilakukan dengan memodifikasi, mengganti, atau menghilangkan data yang bermasalah sehingga diperoleh dataset yang berkualitas dan terstruktur dengan baik. FYI, pembersihan data merupakan salah satu proses yang paling menghabiskan waktu dalam proyek analisis data. Oleh karena itu, kita sangat disarankan untuk menyediakan waktu yang cukup untuk melakukan pembersihan data.

  2. Exploratory Data Analysis
    Tahap berikutnya adalah data exploratory data analysis. Pada tahap inilah Anda akan melakukan eksplorasi terhadap data yang telah dibersihkan untuk memperoleh insight dan menjawab pertanyaan analisis.

    Proses eksplorasi umumnya dilakukan dengan memanfaatkan berbagai teknik descriptive statistics (Penggunaan konsep statistik untuk mendeskripsikan data). Hal ini bertujuan untuk menemukan pola, hubungan, serta membangun intuisi terkait data yang diolah.

    Selain menggunakan descriptive statistic, terkadang kita juga menggunakan teknik machine learning atau inferential statistic untuk memprediksi data di masa depan. Namun, kedua teknik tersebut di luar cakupan pembahasan kita pada kelas ini.

  3. Data visualization
    Hasil yang diperoleh dari exploratory data analysis perlu divisualisasikan melalui tahap data visualization. Pada tahap ini, kita akan menerapkan berbagai teknik dan jenis visualisasi data yang tepat untuk mengomunikasikan temuan atau insight dari hasil analisis secara efektif.
  1. Draw conclusion & communicate
    Pada akhir proyek analisis data, kita perlu membuat conclusion atau kesimpulan dari hasil analisis. Kesimpulan yang dibuat haruslah menjawab semua pertanyaan dan tujuan yang telah didefinisikan di awal.

    Selain membuat kesimpulan, kita juga perlu membagikan temuan atau insight dari hasil analisis. Terdapat banyak cara dalam mengomunikasikan hasil analisis, seperti menggunakan report, slide deck, dan atau presentation.

Di industri, tahapan tersebut tidak selamanya berbentuk liner melainkan ada beberapa tahapan yang berulang. Hal inilah yang membuat tahapan dalam analisis data lebih cocok disebut sebagai sebuah siklus karena terdapat banyak iteratif proses di dalamnya.

 

Pengenalan Tool Pengolahan Data

Sebagai salah satu bahasa pemrograman kekinian, Python dapat digunakan untuk mengerjakan banyak tugas salah satunya adalah mengolah dan memvisualisasikan data.

Untuk mendukung proses pengolahan dan analisis data, Python memiliki banyak libraries dan tools yang bersifat open-source dan dapat digunakan secara bebas. Berikut merupakan tiga libraries yang paling sering digunakan untuk mengolah data.

  • Library NumPy
    NumPy (singkatan dari numerical Python) merupakan salah satu library Python yang sangat powerful untuk membuat dan mengolah multi-dimensional arrays (sering juga disebut sebagai matriks atau tensor). NumPy dibuat dengan tujuan untuk mempercepat proses komputasi numerik dalam bahasa pemrograman Python.

  • Library pandas
    Selain NumPy, library lain yang sering digunakan adalah pandas. Ia merupakan library Python yang spesifik digunakan untuk memanipulasi dan menganalisis data. Library inilah yang akan kita gunakan sebagai tool utama dalam menganalisis data.

  • Library SciPy
    Library penting selanjutnya adalah SciPy (singkatan dari Scientific Python). Ia merupakan library Python yang khusus digunakan untuk kebutuhan komputasi saintifik. Library ini memanfaatkan NumPy sebagai komponen dasar dalam setiap perhitungan komputasi yang akan dilakukan.

 

 

Pengenalan Tool Visualisasi Data

Pada proses analisis data, selain mengolah data, kita juga perlu merepresentasikan data tersebut ke dalam bentuk visual yang menarik dan mudah dipahami. Nah, pada materi kali ini, kita akan berkenalan dengan berbagai tools visualisasi data yang ada dalam bahasa pemrograman Python.

Sebagai salah satu bahasa pemrograman paling populer di kalangan praktisi data, Python memiliki banyak libraries dan tools yang bersifat open-source untuk mendukung pembuatan visualisasi data yang baik dan menarik. Berikut merupakan dua library Python yang paling sering digunakan oleh praktisi data di industri.

  • Library matplotlib
    Matplotlib merupakan sebuah library Python yang reliable dan komprehensif untuk mendukung kebutuhan pembuatan visualisasi data. Matplotlib menyediakan banyak object dan method yang memungkinkan kita membuat visualisasi data statis, animated, dan interaktif.

  • Library seaborn
    Selain matplotlib, library lain yang sering digunakan untuk visualisasi data adalah seaborn. Seaborn merupakan library Python yang spesifik digunakan untuk membuat visualisasi data yang atraktif dan informatif. Library ini memanfaatkan matplotlib untuk menampilkan grafik visualisasi data.

 

how to make money online for free

 

1. Pick up freelance work online

Make money online through websites such as Upwork, Fiverr and Freelancer.com. These sites offer opportunities to do a variety of freelance jobs, such as writing, programming, design, marketing, data entry and being a virtual assistant. Fluent in a second language? Check sites such as Gengo or Blend Express, or drum up business through a site of your own. No matter what freelancing you do, keep track of the going rate for the kind of work you provide so you know what to charge. Learn how to get started on Upwork.

A recent report from Freelancer.com found that creative writing jobs had the fastest growth in listings on its site in the second quarter of 2023, up 58%. And although generative artificial intelligence (AI) is being used more for content creation, it can’t fully do the work of human writers. Companies are looking for writers who know how to edit AI content and who have at least a basic understanding of search engine optimization — learning or beefing up SEO skills could be a lucrative side hustle. Some freelancers are charging $100 an hour or more for their freelance writing services.

Total time: It can take a while to get your first gig. Setup: 24-48 hours. How easy to start: Easy, if you have the expertise. How fast you'll get paid: Varies by site.


2. Test websites and apps

Another way to make money from home is on sites like UserTesting.com. You get paid for your thoughts on how well — or not so well — certain websites and apps work. You’ll have to complete a short test to be accepted, then you’ll be paid depending on the test type.

Total time: Approval time can vary. Setup: Less than an hour. How easy to start: Easy, if you have the tech gear and complete a sample test. Age threshold: 18+. How fast you'll get paid: Seven days.


3. Learn to use AI tools

The use of generative artificial intelligence is on the rise. A recent report from PwC estimates that the North American economy will see a $3.7 trillion impact by 2030, thanks to the AI market.

So there’s no better time to learn how to make money by using AI tools. Some AI-related side hustles include:

  • Integrating AI tools as a freelancer, to help you create digital products or to edit AI content for a client.

  • Improving your advertising, marketing efforts and management of your existing small business.

  • Teaching others to use AI tools.

Total time: Depends on demand. Setup: Around 24-48 hours if using a site like Upwork or Freelancer.com. How easy to start:  If you’re already familiar with AI tools, it will be easier to get started. Age threshold: 16+ for Freelancer.com and 18 for Upwork. How fast you'll get paid: Varies by client or the number of products you sell and your chosen platform.


4. Take surveys for money

You can make money from home by taking online surveys, but don’t expect to earn a lot. Survey sites don’t typically offer a big payoff, and many sites are more useful for earning gift cards than cash. Some of the more popular survey sites include Swagbucks and Survey Junkie. Read our analysis of survey sites to find out which one is best suited for you.

Total time: It will take a while. Setup: Just minutes. How easy to start: Very. Just register and begin. Age threshold: 13 to 18+. How fast you'll get paid: Varies by site.


5. Make money from your blog with affiliate links

If you’re a blogger who gets decent traffic, you could make money by joining an affiliate network. Affiliates (that’s you) get paid when someone clicks through from the website to the partner site and buys something there. Some bloggers make a lot of money this way, particularly those who do affiliate marketing full-time. Read more about affiliate marketing and other ways bloggers can make money.

Total time: It can take quite a while to build an audience. Setup: With blog templates, building a site is easy. How easy to start: While getting started can be easy, creating regular content may be another matter. Age threshold: Any. How fast you'll get paid: A month or two, on average.


6. Sell your wares on Etsy

Have a penchant for woodworking, jewelry-making, embroidery or pottery? Sell your crafts on Etsy, the go-to site for artisans selling home goods, art and knickknacks. According to Etsy, the company has 95 million active buyers, and grossed over $13 billion in merchandise sales in 2022. Learn more about how to make money on Etsy.

Total time: It might take quite a while for customers to find you. Setup: Can be quite involved. How easy to start: Leaning toward "hard" on the difficulty meter. Age threshold: 13+. How fast you'll get paid: From the next day to seven days after a sale.



7. Self-publish an e-book

Writing a good book is tough, but the internet makes it easy to bring it to market. If you’re a writer who can churn out pages, you can use Amazon’s Kindle Direct Publishing to sell your books(s) on the Kindle store. It’s free to publish a book, and you can earn up to 70% of each sale in royalties. Write your book, enter a clear description and the details to be displayed and upload your manuscript. Set the price and see if it sells.

Total time: How fast can you type? We don’t have to tell you writing a book can be a slog. Setup: Quick and easy on KDP once the book is ready. How easy to start: Just start writing. Age threshold: 18+.  How fast you’ll get paid: Monthly, after you meet the $100 threshold.


8. Get advertising revenue from your blog or YouTube channel

Turn your cat videos into cash videos. If your YouTube videos or blog posts draw a big audience, you may be able to make money from advertising. YouTube sets 1,000 subscribers as the benchmark for applying for the YouTube Partner Program. YouTube Partners then get access to monetizing features, including a share of ad revenue. You can also use Google’s AdSense, the same ad platform on YouTube, to put relevant ads on your blog or website for earning potential. Read more about how to make money on YouTube and Google AdSense.

Total time: It can take several weeks to get up and running. Setup: Fairly easy. How easy to start: Depends on how good you are at producing interesting videos. Age threshold: 18+. How fast you'll get paid: Could take a long while to earn the first payout; then monthly.


9. Become an Instagram influencer

Companies are using Instagram influencers — people with large, dedicated followings on the platform — to rep their products. You can get in on the action by applying for opportunities via a marketing platform like Open Influence or Aspire, or by contacting the brands you want to work with. Read more about how to make money on Instagram. (You can also make money on TikTok this way.)

Total time: You'll need to stick with it. Setup: Quick and easy. How easy to start: Not that easy. Read: Must build following to gain influence. Age threshold: 13+. How fast you'll get paid: Varies on partnerships.


10. Monetize your Twitch channel

Gaming could be a way to make money from home if you have a steady following on Twitch, the go-to site for gamers. Streamers can receive donations from viewers and even get a share of subscription and ad revenue if they reach Affiliate or Partner status. Learn more about how to make money on Twitch.

Total time: This can be a long game. Setup: Quick and easy. How easy to start: Easy to start; takes a while to build a following. Age threshold: 13+. How fast you'll get paid: Monthly.


11. Sell your photography

Turn your photographs into cash via sites like Fine Art America, which lets you upload your images to sell as prints, T-shirts, phone cases and more. Other marketplaces for photographers include SmugMug, 500px and PhotoShelter. Some sites require a subscription but may provide features ranging from cloud storage to password-protected galleries and a customized website.

Total time: Buyers need to find you — and like your work. Setup: Just a few hours. How easy to start: If you have a library of photos, you're on the way. Age threshold: Any. How fast you'll get paid: Depends on your sales platform.


How to make money from home

Some side hustles don't even require you to leave the house. Or if they do, it might just be a short walk around the block with a furry friend. Working from home requires a little creativity and a stick-to-it spirit. Here are some excellent ideas for side gigs from home:

12. Become a dog walker with Rover or Wag

Love dogs? Choose dog walking as a beginner's way to make money. Apps like Wag and Rover offer on-demand dog walking, so you can pick up walks when your schedule allows. If you have space (and your landlord’s permission, if you rent), you could offer overnight dog boarding. Read the fine print if you sign up for these services

Total time: Building a client base may take some time. Setup: Can take a few weeks to be approved. How easy to start: Love pets? You're good to go. Age threshold: 18+.

Menelusuri Kekayaan Cerita Rakyat dan Misteri Nusantara Lewat Literasi Lokal

  Indonesia memiliki kekayaan budaya dan cerita fabel yang luar biasa melimpah. Sayangnya, tidak sedikit kisah-kisah bernilai tinggi ini yan...